loading...
Cara Parodi.Daging kambing identik dengan kolesterol tinggi. Banyak orang yang memiliki tekanan darah tinggi menghindari kolesterol, termasuk mengkonsumsi daging kambing.
Sehingga pengidap kolesterol tinggi benar benar antipati terhadap daging kambing. Namun di balik kolesterol yang tinggi ternyata daging kambing memiliki banyak manfaat kesehatan.
Tapi di sini kita tidak akan membahas kelebihan daging kambing, tetapi cara aman mengkonsumsi daging kambing agar tidak berefek buruk pada tubuh kita.
Daging kambing bisa di masak menjadi beraneka menu makanan seperti sate kambing, gulai kambing dan lain sebagainya.
Kedua makanan ini adalah yang paling terkenal di antara masakan lainya yang berasal dari daging kambing.
Cara aman ini perlu kita tempuh agar kita tetap bisa menikmati daging kambing tanpa menimbulkan efek buruk bagi tubuh kita, meski secara kedokteran belum pernah di bahas, tetapi tidak ada salahnya kita coba.
Namun sebelum kita mencobanya, pastikan anda dalam kondisi sehat 100 persen karena cara ini hanya berlaku untuk mereka yang sehat. Artinya anda tidak sedang sakit apapun saat mengkonsumsi daging kambing ini.
Pertama, kita memilih kambing yang agak muda. Ya kambing yang agak muda memiliki kandungan kolesterol lebih rendah sekitar 30% d banding kambing yang sudah berumur.
Hal ini yang menyebabkan harga sate kam muda menjadi lebih mahal di banding kambing yang agak tua.
Namun kia anda membeli daging kambing kiloan cara ini tentu sangat sulit. Tapi tenang, anda bisa menanyakan kepada penjualnya apakah ini daging kambing muda atau sudah berumur.
Repotnya lagi jika pedagang tidak mengetahui alias dia juga mendapatkan daging yang sudah di iris tanpa tahu proses penyembelihan. Ini juga bisa berakibat fata karena jika seorang pedagang tidak mengetahui asal usul kambing, maka sebaiknya anda tidak melanjutkan belanja.
Penting sekali mengetahui asal usul dan cara penyemebelihan daging kambing.Karena saya sering menemukan para jagal kambing nakal.
Mereka meyembelih atau memotong kambing yang sudah mati karena keracunan, sakit, atau mati mendadak.
Para jagal ini jelas mendapat kentungan besar karena kambing yang keracunan biasanya di jual murah sekali.
Kita tidak tahu keracunan kambing ini karena sifat alami, misalnya karena makan makanan yang berlebih, atau keracunan karena pakan mereka mengandung racun.
Jadi point pertama ini sangat penting sekali.
Kedua. Perhatikan warna daging kambing. Daging kambing harus segar dengan di tandai berwarna cerah. Tidak pucat atau jika menemukan warna merah, merahnya adalah cerah bukan merah seperti lebam atau darah yang mengendap ya.
Jika anda menemui daging dengan warna merah seperti ini, bisa di pastikan kambing ini tidak sehat, berumur atau mati sebelum di sembelih.
Tata cara penyembelihan sangat berpengaruh terhadap kesehatan daging kambing. Maksud saya adalah lebersihan dan tata cara penyembelihanya.
Ketiga. Harga tidak bisa bohong.... Jangan tergiur harga murah... daging murah di bawah harga pasar tentu ada yang tidak beres.
Setelah kita memilih daging kambing yang bagus, sekarang kita beralih ke proses pengolahan. Proses pengolahan juga berpengaruh pada kadar lemak serta kolesterol daging kambing yang kita makan.
Banyak orang melakukan kesalahan saat mengolah daging kambing.Atau ada pula yang melakukan pengolah dengan cara lama yaitu cara turun temurun dari keluarga atau nenek moyang.
Cara pengolahan yang salah bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh kita. Lalu bagaimanakah cara yang benar mengolah daging kambing agar layak konsumsi dan meyehatkan?
Proses ini membutuhkan waktu lebih lama daripada cara cara yang pernah anda lakukan sebelumnya. Tapi percayalah ini akan lebih baik daripada ceara yang mungkin anda gunakan selama ini.
Oke segera kita mulai caranya :
- Cuci dan bersihkan daging kambing seperti biasa, tapi kali ini lebih bersih dengan membuang lemak berwarna putih putih yang sering menempel pada daging. Orang biasa menyebutnya "gajih". Inilah sebenarnya lemak kolesterol yang kita takutkan selama ini. Lemak inilah yang menyebabkan baunya amis ketika tidak cepat di konsumsi atau ketika kita simpan dalam waktu agak lama, misalnya 2 hari meskipun sudah di masak.
- Kukus dengan api besar agar tercipta panas yang besar namun berbentuk uap. Jangan di masak .... tapi di kukus. banyak orang memasak daging kambing dengan di tambah bodrex atau bahan lain dengan tujuan agar daging bisa cepat embpuk. Ini jelas salah kaparah dan bahaya. Pertanyaanya adalah... anda ini pusing apa mau makan daging kambing ?
- Olah sesuai selera misalnya di goreng,sate ataupun yang lainya.namun ada sedikit pengecualian. Jika anda mengolahnya dengan santan, sebaiknya anda tidak menambahkan santan terlalu banyak. Santan mengandung kolesterol maka dari itu sebisa mungkin "Hindari". Masaklah dengan betul betul matang setelah daging di kukus tadi.
- Cara yang terakhir adalah...... Sebelum di makan, diamkan dalam ruangan terbuka selama kurang lebih 1 jam. Ini bertujuan agar olahan daging kambing anda benar benar dingin. Memangnya mau anda makan daging kambing yang panas?. Tidak perlu sampai benar benar dingin... cukup hangat saja.
- Yang terakhir adalah tempatkan, berikan daging kambing olahan tersebut kepada tetangga atau siapapun yang membutuhkan...
Selamat..... anda telah terhindar dari makan daging kambing yang penuh penyakit itu(bagi anda)
Mudah bukan..... untuk sehat hanya butuh olahraga dan keihlasan berbagi.
jika anda merasa artikel ini bermanfaat,bagikan kepada yang lain...
