Mengatasi masalah dengan menambah masalah

Dampak Buruk Memancing Ikan Bagi Ekosistem Manusia

loading...
cara memancing ikan agar dapat banyak
Memancing ikan

Hobi adalah kegiatan yang di sukai seseorang , lalu di lakukanya di kala senggang. Ada pula hobi yang bisa menjadi pekerjaan. Maka orang orang jenis ini adalah orang yang beruntung karena dia bekerja sekaligus menyalurkan hobinya.
Berbagai macam hobi yang biasanya menjadi pekerjaan seperti menyanyi, menulis dan sejenisnya sudah lazim dan masih tergolong bisa di kendalikan serta masih memberikan nilai positif ke arah keuangan dan psikologis.
Namun ada pula hobi yang bisa menyebabkan beberapa masalah serius seperti hobi kawin, hobi bunuh diri, hobi ngutang gak bayar, serta hobi yang extreem lainya yang tidak bisa di sebutkan.

Pada dasarnya hobi hanya di lakukan jika ada waktu luang saja kecuali hobi yang menjadi pekerjaan.
Yang perlu di ketahui adalah, apapun hobi anda, lakukanlah dengan wajar,
Ada beberapa jenis hobi yang biasanya di lakukan terlalu sering dan bahkan menjadi seperti kebiasaan dan mengarah pada kondisi negatif.

Misalnya hobi mancing.

Kenapa hobi mancing ini menjadi perhatian kusus pada artikel ini ?

Banyak anak muda bahkan orang tua yang sudah berkeluarga tidak mengindahkan lagi takaran hobi mereka. Sementara jika di tinjau dengan logika, memancing tidak memiliki manfaat apapaun.
Jika para penggemar acara mancing ini mengatakan bahwa memancing melatih kesabaran , maka bisa di pastikan otak mereka mungkin berada di sebelah dengkul.

Mari kita gali kenapa hobi memancing ini tidak benar bahwa "melatih kesabaran"

  1. Memancing tidak menghasilkan apapun untuk orang lain misalnya uang, atau sebuah kebanggaan, ilmu yang bermanfaat.
  2. Memamcing hanya alasan bagi mereka yang ingin keluar rumah karena tidak bekerja.
  3. Memancing hanya buang waktu sementara hasil dari proses memancing ini tidak sebanding.
  4. Memancing hanya memberikan kehidupan bagi buruh pabrik tembakau.
Jika memancing adalah untuk melatih kesabaran maka coba anda bertanya pada mereka yang benar benar memancing sesuai dengan ukuran normal dalam posisi hobi.
Bahkan seorang pemancing ulung memanfaatkan hobinya dengan berjualan alat pancing-pun tidak melulu menghabiskan hari hari dengan memancing.
Bukankah mereka harus jaga toko atau memikirkan strategi penjualan agar  toko alat pancing mereka ramai?


Lalu mereka yang memancing ikan sebagai pembelaan "melatih kesabaran" sebenarnya termasuk kategori berikut :

  1. JONES atau jomblo ngenes yang mencoba melampiaskan ketakutanya mendekati wanita dengan pura pura hobi memancing ikan. Tahukah anda ketika memancing sambil menungu umpan merka di makan ikan, dalam hati mereka kadang meraung raung menangis memikirkan nasib mereka di mana susah mendekati wanita.
  2. Deperesi. Mereka yang depresi karena suatu masalah bisa juga melampiaskan diri dan waktunya habis dengan memancing ikan. Tak sedikit, memancing ikan bukanlah hal yang mereka sukai, namun berhubung keadaan harus membuat mereka menyendiri maka memancing adalah hobi yang menunjang kesendirian mereka dalam tanda kutip merenung dan dalam tanda kutip lagi "NGENES".
  3. Pengangguran Pemalas. Mereka yang menganggur biasanya berpura pura memiliki hobi memancing sebagai bentuk dari pekerjaan. Jadi mereka ini malu jika di sebut pengangguran. Bukan cuma malu, tapi mereka marah jika di sebut pengangguran. Apalagi nganggur, gengsi besar, ikut mertua pula...bah..lengkap sudah kau punya nasib bang...burung saja punya sarang sendiri.
Dari seluruh penggemar mancing hanya sekitar 1% dari kaum wanita.
Kenapa demikian ?

Karena di dunia ini para pria memposisikan diri sebagai kucing, dan wanita sebagai ikan.
Logikanya tidak ada ikan memancing....


Mari kita ambil contoh sederhana saja.

Pertama, ambil skala kecil saja dalam sebuah desa yang berpenduduk 1000 orang.
Jika ada 2% saja ada seorang pemuda berkeluarga atau masih bujang hobi memancing dengan dalih melatih kesabaran, hingga umurnya mendekati 50 tahun dan masih hobi mancing, berapa banyak orang tua yang depresi berujung stroke. Lalu jika 1 orang stroke, maka beberapa orang saudaranya juga ikutan repot mengurus orang tua yang stroke tadi. Namun ketika stroke ternyata dalam waktu lama tidak sembuh juga, hitung berapa uang yang di habiskan untuk mengobatkan orang tua tersebut.
Jika kehabisan biaya, maka meminjam uang tetangga adalah cara terdekat dan termudah. Dan bayangkan pula jika penderita stroke tadi belum sembuh, sementara si pemuda atau menantu masih memelihara hobi mancing tanpa kenal waktu dengan alasan melepas penat?
Otomatis tetangga merasa terbebani karena uang yang di pinjam belum juga di kembalikan.
Dari sini jika tetangga tersebut melihat pemuda tadi masih berangkat mancing setiap hari, membeli alat pancing mahal dan bagus terus, bisa kita prediksi si tetangga ini akan melakukan beberapa hal seperti berikut :

  • Jika tetangga tersebut masih sabar, maka akan di biarkan saja.
  • Jika tetangga mulai marah hal terkecil yang di lakukan adalah menagih.
  • Kemudian jika masih belum di bayar, dia akan menyindir dengan halus lalu dengan perkataan yang kasar.
  • Jika perkataan kasar tak mempang bisa jadi tetangga tersebut akan melakukan dua hal yang berbeda tergantung masing masing. Tetangga yang primitif akan melakukan santet dengan bentuk macam macam. Tetangga yang modern akan menyewa pembunuh bayaran.
Jika terjadi pembunuhan dengan cara apapun, ini sudah menjurus pada hal yang tidak baik..
Misalnya terjadi pembunuhan secara mistik, maka akan terjadi fitnah dan prasangka buruk di lingkungan tempat tinggal.
Keluarga korban akan melakukan hal  yang sama yaitu santet santetan.

Jika terbunuh secara sadis misalnya di bunuh dengan jarum pentul, maka akan terjadi kegemparan di masyarakat karena banyaknya aparat mondar mandir di lingkungan itu siang dan malam memecahkan kasus yang hanya berawal dari hal sepele.

cara memancing ikan agar dapat banyak
Pembunuhan


Di atas hanya 2% saja dari 1000 penduduk di suatu desa. Bayangkan jika satu kecamatan, satu kabupaten,propinsi, bahkan seluruh rakyat Indonesia ini hanya memancing setiap hari agar terpupuk kesabaran mereka....berapa banyak korban jiwa terjadi?
Berapa banyak uang negara yang di hamburkan untuk kepolisian dalam menyelidiki dan menuntaskan sebuah kasus yang bisa di bilang kriminal biasa ini ?

Bayangkan lagi, sekolah sekolah akan tutup karena orang tua mereka tidak berpenghasilan atau malah sedang menjadi buron karena menjadi pelaku pembunuhan atau malah terbunuh sebagai posisi korban tapi asal masalah.

Kebodohan terjadi di mana mana, anak anak tak bisa menuntut ilmu dengan layak. Kelaparan akan terjadi secara merata dan satu satunya yang bisa di konsumsi adalah mie instan bantuan dari negeri tetangga yang di dalam mie instan terkandung micin dan bahan bahan berbahaya bagi perkembangan otak mereka.

Bayangkan.....!!




Maka dari itu mari kita tidak membenarkan setiap tindakan kita dengan alasan apapun selama itu tidak memberikan nilai positif.

Silahkan memancing ikan, namun dalam baatasan yang wajar.

Dan jangan pernah memancing selain ikan yang berada di kali karena anda akan mendapat masalah besar.

Sebagai contoh....anda memancing ikan di kolam tetangga.....kasus pembunuhan dengan penjelasan di atas akan juga terulang. Apalagi jika itu  tetangga yang pernah anda pinjam uangnya dan belum anda kembalikan itu.
Atau ikan di kolam mertua yang sudah muak dengan anda...




Ada beberapa solusi memancing yang aman dan tidak mengganggu waktu kerja atau saat berkumpul dengan keluarga.
Namun saya masih merahasiakanya karena jika ini bocor maka anda akan ikut ikutan.
Back To Top